MUARA TEWEH, Barito Utara - tabloidinfopolri.id, Kondisi udara di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, dalam beberapa hari terakhir memburuk.
Kabut asap tebal menyelimuti hampir seluruh wilayah, mulai dari Kecamatan Teweh Tengah, Teweh Selatan hingga Montallat. Jarak pandang terbatas, aktivitas warga terganggu, dan keluhan sesak nafas serta batuk mulai dirasakan masyarakat.
Ironisnya, hingga saat ini titik api yang menjadi sumber kabut asap tersebut tidak diketahui pasti dari mana asalnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, api muncul secara sporadis di lahan kosong, semak belukar, perkebunan warga hingga di lahan gambut. Diduga api berasal dari sisa pembakaran lahan yang tidak terkendali dan merembet luas akibat angin kencang dan cuaca kering.
Kondisi ini membuat Pemerintah Kabupaten Barito Utara menetapkan status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, telah memerintahkan seluruh Camat, Kepala Desa, BPBD, MPA, TNI dan Polri untuk siaga penuh dan membentuk Posko Tanggap Darurat Karhutla di setiap desa.
"Kita harus jaga wilayah kita. Saya sudah perintahkan semua Kades untuk aktifkan posko, aktifkan Siskamling, dan lakukan patroli rutin. Jangan sampai ada yang membuka lahan dengan cara membakar," tegas Bupati dalam arahannya.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran, baik untuk membuka lahan pertanian maupun untuk membersihkan kebun.
Bagi warga yang melihat adanya titik api, diminta segera melapor ke Pemerintah Desa terdekat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, atau langsung ke Call Center BPBD Barito Utara agar bisa segera dilakukan pemadaman.
Selain itu, masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama bagi anak-anak, balita, lansia, dan ibu hamil. Jika terpaksa keluar rumah, wajib menggunakan masker.
"Kabut asap ini berbahaya untuk kesehatan, bisa menyebabkan ISPA. Kami minta warga untuk pakai masker dan perbanyak minum air putih," imbau petugas kesehatan.
Diharapkan dengan sinergi antara pemerintah, aparat dan masyarakat, kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Barito Utara dapat segera dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih parah.
Penulis : Henry A
Belum ada komentar yang disetujui. Jadilah yang pertama berdiskusi.