PURWAKARTA – tabloidinfopolri.id | Memasuki kondisi cuaca kering dan potensi kemarau panjang, kewaspadaan terhadap kebakaran lingkungan perlu ditingkatkan. Tumpukan daun kering, sampah, hingga material rongsokan yang mudah terbakar dapat menjadi sumber api apabila tidak dikelola dengan baik.

Sebagai langkah pencegahan, personel piket jaga Polsek Plered Polres Purwakarta melaksanakan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kp. Impres RT 03, Desa Citeko Kaler, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 10.53 WIB.

Dalam patroli tersebut, personel menyambangi tempat rongsokan milik Sdr. Mimid yang terdapat berbagai material dan barang bekas yang berpotensi mudah terbakar. Petugas kemudian memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam menghadapi kondisi kemarau panjang.

Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah maupun daun kering secara sembarangan. Pada kondisi lingkungan yang kering, api dapat dengan mudah membesar dan merambat ke material lain, terlebih di sekitar lokasi yang terdapat tumpukan barang bekas atau bahan yang mudah terbakar.

“Dalam kondisi kemarau panjang, kita harus lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah atau daun kering sembarangan, terutama di dekat material yang mudah terbakar. Pencegahan akan jauh lebih baik daripada kita harus menangani kebakaran yang sudah meluas,” ujar Kapolsek Plered Polres Purwakarta AKP Ali Murtadho.

Selain memberikan edukasi mengenai pencegahan kebakaran, personel juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Warga diminta memastikan kendaraan diparkir di tempat aman dan selalu menggunakan kunci pengaman saat meninggalkan kendaraan.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini, menyampaikan bahwa patroli KRYD merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan Kamtibmas maupun ancaman keselamatan masyarakat sejak dini.

“Dalam menghadapi musim kemarau, kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan. Jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera laporkan kepada petugas apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan. Keamanan dan keselamatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Patroli tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tugas petugas pemadam kebakaran maupun kepolisian. Masyarakat memiliki peran penting dengan menjaga lingkungan, tidak membakar sampah sembarangan, serta memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan.

Polres Purwakarta bersama jajaran Polsek terus meningkatkan kegiatan preventif di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan keselamatan, khususnya menghadapi potensi risiko yang meningkat selama kondisi cuaca kering.

Langkah tersebut sejalan dengan semangat Jaga Rawat Jawa Barat, yaitu menjaga lingkungan dan keamanan melalui kepedulian serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat. (art)