Tabloidinfopolri.id | Talaud – Puluhan warga yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Korban Kebakaran KM Barcelona VA menggelar aksi unjuk rasa di Talaud, Rabu (20/8/2025). Demo berlangsung di tiga titik, yakni kantor Bupati Kepulauan Talaud, gedung DPRD, dan Kantor Syahbandar Kelas III Pelabuhan Melonguane.

Dalam aksinya, massa membawa spanduk berisi sejumlah tuntutan. Mereka meminta pencarian korban hilang dilakukan maksimal, serta menuntut santunan dari Jasa Raharja dan perusahaan pemilik kapal.
“Kami mendesak pemerintah agar tidak tinggal diam. Korban meninggal, luka bakar, maupun selamat harus diberi santunan dan ganti rugi,” kata koordinator aksi, dr Hilda Taasiringan.
Massa juga meminta Kesyahbandaran menghentikan sementara operasional armada PT SPI yang disebut sudah kembali berlayar di Talaud.

Sekda Kepulauan Talaud, Dr Yohanis Baptista Kristo Kamagi, menerima langsung perwakilan massa. Sementara di DPRD, para demonstran ditemui Ketua DPRD Engelbertus Tatibi. Aksi ditutup dengan doa bersama dan tabur bunga di laut.

Untuk mengantisipasi kericuhan, polisi bersama TNI dan Satpol PP disiagakan di lokasi. Pengamanan dipimpin Wakapolres Talaud Kompol Kretsman Mulalinda.
“Situasi aksi berlangsung aman dan kondusif. Massa bisa menyampaikan aspirasi dengan tertib,” ujar Kompol Kretsman. (Ran)

