Tabloidinfopolri.id – Kayuagung, 17 Juli 2025 – Unit Politik Polres Ogan Komering Ilir (OKI) kembali melaksanakan kegiatan penggalangan kelompok masyarakat di Kecamatan Kayuagung. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Katim, Aipda Rudi Kartono, SH, dan berlangsung selama tujuh hari, terhitung mulai 10 Juli hingga 16 Juli 2025.
Sasaran kegiatan kali ini adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Serikat Pemuda dan Masyarakat Sumsel (SPM Sumsel) OKI yang diketuai oleh Yovi Meitaha. Unit Politik menilai, organisasi ini memiliki peran penting dalam mendukung serta menyukseskan program-program sosial, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan remaja.

Fokus utama dari kegiatan penggalangan ini adalah mendorong dukungan terhadap program kesehatan remaja berbasis pesantren. Program tersebut dirancang agar selaras dengan etika medis, nilai-nilai agama, dan norma budaya yang berlaku di masyarakat Kayuagung.
Dalam arahannya, Aipda Rudi Kartono menegaskan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian, lembaga masyarakat, dan kalangan pesantren dalam membina generasi muda. “Kesehatan remaja harus diperhatikan dengan baik, karena mereka adalah aset bangsa. Pendekatan berbasis pesantren akan lebih diterima masyarakat sekaligus memperkuat nilai moral dan spiritual,” ujarnya.
Lebih lanjut, Unit Politik juga menekankan bahwa program kesehatan remaja tidak hanya menyangkut aspek medis, tetapi juga berkaitan erat dengan pembentukan karakter. Melalui kolaborasi ini, diharapkan para remaja mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai pola hidup sehat yang sesuai dengan tuntunan agama dan budaya lokal.
Ketua SPM Sumsel OKI, Yovi Meitaha, menyampaikan apresiasi kepada Polres OKI atas inisiatif yang dilakukan. Menurutnya, kegiatan penggalangan ini menjadi wadah yang tepat untuk memperkuat peran organisasi masyarakat dalam mendukung kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik, khususnya kalangan remaja.
Yovi juga menegaskan komitmen SPM Sumsel untuk mendukung penuh program kesehatan berbasis pesantren. “Kami siap bersinergi dengan seluruh pihak agar remaja di Kayuagung dapat tumbuh sehat, berkarakter, dan berlandaskan pada nilai-nilai luhur agama serta budaya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan penggalangan ini, Polres OKI berharap tercipta kesadaran kolektif antara aparat, lembaga masyarakat, dan institusi pendidikan berbasis pesantren dalam menjaga kesehatan generasi muda. Dengan demikian, Kecamatan Kayuagung dapat menjadi contoh penerapan program kesehatan remaja yang selaras dengan etika medis, nilai keagamaan, dan norma budaya yang harmonis.(M.tahan)

