July 20, 2026

Ritual Adat Batiwah di Rumah Betang Desa Karamuan: Warisan Leluhur yang Dilestarikan oleh Masyarakat Dayak Dusun Malang

Tabloidinfopolri.id, Barito Utara. 25 Juni 2026 – Sebuah ritual adat yang sarat makna dan nilai-nilai spiritual, pelaksanaan adat Batiwah, digelar dengan khidmat di Rumah Betang wilayah adat Dayak Dusun Malang, Desa Karamuan, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

 

Acara ini dihadiri oleh beragam warga masyarakat dari berbagai desa sekitar, yang berkumpul bersama untuk melestarikan dan menghormati warisan budaya peninggalan nenek moyang.

Adat Batiwah merupakan sebuah tradisi turun-temurun yang tak dapat dilepaskan dari identitas asli masyarakat Dayak Dusun Malang. Ritual ini menjadi wujud penghormatan yang mendalam kepada roh-roh leluhur serta doa bagi kelancaran perjalanan para pendahulu menuju alam (lumut diau) atau alam abadi.

Sebagai suatu keharusan adat, Batiwah tidak hanya menjadi simbol spiritual, tetapi juga penanda kohesi sosial dan kultural yang mengikat masyarakat Dayak dengan warisan leluhur mereka.

Seorang tokoh adat dari Desa Karamuan yang menghendaki tetap anonim, mengungkapkan makna penting dari pelaksanaan acara tersebut. “Hari ini pelaksanaan adat Batiwah dilaksanakan di Rumah Betang wilayah adat Desa Karamuan, sesuai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Kami mengajak seluruh masyarakat adat, terutama suku Dayak Kalimantan, untuk bersatu padu melaksanakan penghormatan terhadap budaya leluhur agar tetap lestari dan tidak tergerus modernisasi yang datang silih berganti,” ujarnya penuh harap.

Kehadiran ratusan masyarakat adat dalam ritual Batiwah menegaskan keseriusan masyarakat Dayak Dusun Malang dalam menjaga dan meneruskan tradisi nenek moyang tersebut.

Rumah Betang sebagai pusat kegiatan adat tidak hanya menjadi tempat pertemuan fisik, melainkan juga tempat spiritual yang mempererat rasa kebersamaan dan identitas budaya.

Pelaksanaan adat Batiwah di Desa Karamuan menjadi momentum penting untuk mengenalkan dan menguatkan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda, sekaligus menjaga keseimbangan antara tradisi dan perkembangan zaman.

Komitmen masyarakat Dayak Dusun Malang dalam melestarikan ritual ini memberikan contoh konkret bagaimana warisan leluhur dapat terus hidup dan dihormati di era modern tanpa kehilangan esensinya.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya nasional. Dengan dukungan yang berkelanjutan, tradisi adat Batiwah diharapkan mampu menjadi salah satu icon budaya yang memperkaya khazanah kebudayaan Indonesia, serta menunjang pengembangan pariwisata budaya yang berkelanjutan di Kabupaten Barito Utara.

Penulis: (Henryanus,A)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top