Tabloidinfopolri.id – Manado, Personel Polsek Tikala bersama Tim Inafis Polresta Manado melakukan pengamanan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait peristiwa dugaan gantung diri yang terjadi di rumah keluarga A.S., Kelurahan Banjer Lingkungan VII, Kecamatan Tikala, pada Selasa (28/10/2025) sekitar pukul 09.42 WITA.
Korban diketahui berinisial K.A. (45), seorang warga setempat yang berprofesi sebagai karyawan swasta. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh keluarga korban setelah mendapat kabar dari kerabat yang meminta untuk mengecek kondisi korban di rumah.
Dari keterangan saksi S.A. (41), saat itu dirinya bersama keluarga sedang berada di rumah duka yang berlokasi tidak jauh dari rumah korban. Saksi kemudian meminta anak korban, A.A. (12), untuk memeriksa kondisi ayahnya di rumah. Saat dicek, korban sempat terlihat memegang seutas tali plastik namun masih dalam keadaan hidup.

Beberapa saat kemudian, setelah mengikuti prosesi pemakaman di Kompleks KUA Pekuburan Islam Banjer, saksi meminta bantuan tetangga korban untuk kembali mengecek keadaan korban. Tak lama kemudian, tetangga melaporkan bahwa korban ditemukan sudah dalam keadaan tergantung di balok rangka rumah bagian ruang tamu.
Mengetahui hal tersebut, saksi segera memberitahukan keluarga dan melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.
Sekitar pukul 10.00 WITA, personel piket Polsek Tikala tiba di lokasi setelah menerima laporan dari Ketua Lingkungan VII, R.B., untuk melakukan pengamanan dan pengumpulan bahan keterangan di TKP.
Selanjutnya, Tim Inafis Polresta Manado tiba di lokasi pada pukul 10.15 WITA untuk melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ditemukan adanya simpul mati pada leher korban yang terikat tali plastik berwarna kuning, serta tidak adanya tanda kaku mayat.
Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan sementara, disimpulkan bahwa korban diduga kuat melakukan tindakan gantung diri (bunuh diri).
Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap tekanan psikologis di lingkungan keluarga maupun sosial, serta segera mencari bantuan apabila menghadapi masalah berat. (Ran)

