April 29, 2026

Petani Purbasari Geruduk Polsek Serbelawan, Dugaan Perusakan oleh Pihak Pengusaha Diuji dengan Ketegasan Aparat Simalungun

Simalungun, Infopolri.com

Ratusan masyarakat petani dari Nagori Purbasari mendatangi Kantor Polsek Serbelawan untuk melaporkan dugaan perusakan tanaman milik mereka. Aksi tersebut menjadi bentuk kekecewaan mendalam atas rusaknya tanaman produktif yang selama ini menjadi tumpuan hidup keluarga mereka.

Dalam laporan yang disampaikan, para petani menduga perusakan dilakukan oleh oknum yang berkaitan dengan pihak pengusaha. Dugaan ini memperkeruh situasi, sebab jika benar melibatkan kepentingan usaha tertentu, maka persoalan ini bukan lagi sekadar tindak pidana biasa, melainkan menyangkut potensi penyalahgunaan kekuasaan dan tekanan terhadap masyarakat kecil.

Tanaman yang dirusak disebut-sebut telah memasuki masa produktif. Kerugian yang dialami petani tidak hanya bersifat materiil, tetapi juga berdampak pada ketahanan ekonomi rumah tangga mereka. Para petani menegaskan bahwa mereka tidak ingin konflik, tetapi menuntut keadilan dan perlindungan hukum yang adil.

“Kami datang mencari kepastian hukum. Jangan sampai karena kami hanya petani kecil, laporan kami dianggap angin lalu,” ujar salah satu perwakilan warga dengan nada tegas.

Masyarakat menilai aparat kepolisian tidak boleh ragu apalagi terkesan melindungi pihak tertentu. Jika dugaan keterlibatan oknum dari pihak pengusaha benar adanya, maka aparat dituntut membuktikan independensi dan profesionalitasnya.

Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Peristiwa ini menjadi ujian nyata bagi Polsek Serbelawan dalam menjaga marwah penegakan hukum. Publik kini menunggu langkah konkret: pemanggilan pihak-pihak terkait, olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, serta keterbukaan proses penyelidikan.

Petani Purbasari berharap negara hadir di tengah mereka. Jika hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, kepercayaan masyarakat akan tetap terjaga. Namun jika ada kesan pembiaran atau keberpihakan, maka luka sosial yang ditimbulkan bisa jauh lebih besar daripada sekadar kerusakan tanaman.

Jonerwin Saragih

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top