PURWAKARTA – tabloidinfopolri.id | Dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya 2026, Polres Purwakarta terus meningkatkan kegiatan patroli preventif di sejumlah titik rawan kriminalitas.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), aksi begal, serta berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lainnya di wilayah Kabupaten Purwakarta.
Seperti yang dilaksanakan Unit 3 Patroli Sat Samapta Polres Purwakarta pada Rabu (3/6/2026) dini hari. Patroli dimulai sekitar pukul 01.15 WIB dengan menyasar sejumlah lokasi strategis yang dinilai memiliki potensi kerawanan, di antaranya kawasan Pertigaan Gedung Dakwah, Jalan Ahmad Yani Cipaisan, dan Pertigaan Jalan Baru.
Kegiatan patroli dilakukan dengan menyalakan lampu rotator kendaraan dinas sebagai bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat sekaligus memberikan efek pencegahan (deterrent effect) terhadap para pelaku kejahatan yang berpotensi beraksi pada jam-jam rawan.

Selain melakukan pemantauan situasi, personel patroli juga melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat, kendaraan yang melintas, serta titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya tindak pidana jalanan.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasat Samapta, AKP Erwan Kusbiyantoro mengatakan bahwa patroli rutin yang ditingkatkan tersebut merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk menciptakan rasa aman dan mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.
“Patroli dini hari merupakan salah satu langkah preventif yang efektif untuk mencegah aksi curanmor, begal, maupun tindak kriminalitas lainnya. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan peluang pelaku kejahatan untuk beraksi,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini menegaskan bahwa Operasi Jaran Lodaya 2026 tidak hanya berfokus pada penindakan pelaku kejahatan, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah pencegahan melalui patroli dan edukasi kepada masyarakat.
“Patroli yang dilakukan secara intensif merupakan bentuk komitmen Polres Purwakarta dalam menjaga keamanan masyarakat. Kami terus berupaya mengurangi angka curanmor dan begal melalui kegiatan preventif maupun penegakan hukum terhadap para pelaku,” kata IPTU Tini Yutini.
Ia juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan sederhana, seperti menggunakan kunci ganda pada kendaraan, memarkir kendaraan di tempat yang aman dan terang, serta menghindari bepergian sendirian di lokasi sepi pada malam hingga dini hari.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian melalui layanan Call Center 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau menjadi korban tindak kejahatan.
(art)

