Tabloidinfopolri.id – Bitung, Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 dimaknai sebagai pengingat bagi seluruh elemen bangsa, termasuk insan pers, untuk terus menjaga semangat kebangkitan nasional di tengah derasnya arus informasi digital.
Pemerintah tahun ini mengusung tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut menekankan pentingnya menjaga generasi muda serta memperkuat kedaulatan bangsa di berbagai bidang, termasuk sektor informasi dan media.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Bitung, Taizar Basalamah, mengatakan tema Harkitnas tahun ini sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab pers di era digital saat ini.
“Harkitnas ini adalah langkah bagi kita sebagai insan pers untuk mampu mengimbangi arus informasi yang makin cepat, namun harus diimbangi dengan tanggung jawab demi mencerdaskan masyarakat,” ujar tertulis Taizar kepada media ini, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, makna kebangkitan nasional bukan hanya berbicara soal persatuan bangsa, tetapi juga bagaimana media mampu menjaga kualitas informasi agar tidak menyesatkan publik.
“Mari kita tetap menjunjung profesionalisme, etika jurnalis dan UU Pers sebagai koridor bagi kita menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang,” katanya.
Taizar menambahkan, tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” juga menjadi pengingat bagi insan pers untuk ikut menjaga generasi muda dari pengaruh hoaks, provokasi hingga konten negatif di media digital.
“Pers punya tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi untuk generasi muda sebagai tunas bangsa. Karena dari informasi yang benar, akan lahir masyarakat yang cerdas dan kuat,” tambahnya.
Hari Kebangkitan Nasional sendiri diperingati setiap 20 Mei sebagai momentum lahirnya semangat persatuan bangsa sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908. (Ran)

