Manado — Tabloidinfopolri.id | Pelaksanaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) kembali digelar sebagai program pembinaan karakter kebangsaan yang sejalan dengan arah kebijakan pertahanan negara. Program ini juga disebut mendukung visi pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional berbasis sumber daya manusia unggul.
Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla melalui Kadispen Kodaeral VIII Letkol Laut (P) Rudi Tandirerung, S.H. menegaskan pentingnya pelatihan ini, khususnya bagi generasi muda di wilayah maritim.

“Pelaksanaan KKRI memiliki arti yang sangat penting. Wilayah kerja Kodaeral VIII mencakup daerah-daerah pesisir dan kepulauan yang menjadi beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Rudi dalam keterangan pers, Jumat (14/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa karakter kebaharian dan nasionalisme harus terus diperkuat pada generasi muda. “Di sinilah nilai-nilai kebaharian, nasionalisme, dan semangat bela negara harus terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan bangsa,” ujarnya.
Pelatihan KKRI Gelombang III Tahun 2025 diikuti 200 siswa-siswi dari enam sekolah, yakni SMK Negeri 3 Manado, SMK Negeri 5 Manado, SMK Pelayaran Berea, SMK Negeri 1 Likupang, SMKS Winuri Likupang, dan SMK Bitung. Kegiatan berlangsung pada 14–16 November 2025 di Satdik 4 Manado Kodiklatal, dengan pembukaan di Satrol Kodaeral VIII.
Rudi menambahkan bahwa para peserta akan menerima pembekalan terkait kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, hingga dasar-dasar kemaritiman.
“Kami berharap para peserta KKRI dapat menjadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air, menghormati perbedaan, serta berkontribusi nyata dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI,” tuturnya.
(Ran)

