Purwakarta – INFO POLRI | Nuansa kebersamaan dan soliditas antarinstansi tampak mewarnai kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Armed 9/Pasopati, Tradisi Korps Prajurit Menarmed 1/Sthira Yudha, serta Serah Terima Jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 2 Yonarmed 9/Pasopati, yang berlangsung di Lapangan Upacara Yonarmed 9/Pasopati/1/1 Kostrad, Jalan Raya Sadang–Subang, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (18/7/2026).
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya bersama Ketua Cabang Bhayangkari Purwakarta, Ny. Candra Dewa Anom, hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan sekaligus wujud nyata eratnya sinergitas antara TNI dan Polri.

Kehadiran pimpinan Polres Purwakarta beserta Bhayangkari di tengah keluarga besar Yonarmed 9/Pasopati menjadi simbol bahwa hubungan harmonis antarinstansi tidak hanya terjalin dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kebersamaan dalam setiap momentum penting kelembagaan.
Upacara yang dipimpin oleh Komandan Resimen Armed 1/Sthira Yudha/1 Kostrad, Letkol Arm Didik Kurniawan berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan meliputi penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan, tradisi korps prajurit, penyerahan tongkat komando, penanggalan dan penyematan tanda jabatan, pergantian tanda pangkat, penyerahan tunggul Batalyon Armed 9 “Wira Prakarsa Bhakti”, hingga penandatanganan berita acara serah terima jabatan.

Momentum sertijab tersebut tidak hanya menjadi bagian dari dinamika organisasi TNI, tetapi juga mengandung nilai penting tentang kesinambungan pengabdian, regenerasi kepemimpinan, serta komitmen prajurit dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara.
Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini, menyampaikan bahwa kehadiran Kapolres Purwakarta bersama Ketua Cabang Bhayangkari Purwakarta merupakan wujud penghormatan dan dukungan terhadap keluarga besar TNI, sekaligus memperkuat hubungan baik yang selama ini telah terjalin.
“Sinergitas TNI dan Polri merupakan kekuatan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Hubungan yang baik antara kedua institusi harus terus dirawat melalui komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan dalam berbagai kegiatan. Dengan soliditas yang kuat, berbagai tantangan dalam menjaga kondusivitas wilayah dapat dihadapi bersama,” ujar IPTU Tini Yutini.
Menurutnya, keberadaan organisasi pendamping seperti Bhayangkari dan Persit juga memiliki peran dalam memperkuat nilai kebersamaan serta mendukung pelaksanaan tugas para personel TNI dan Polri.
“Sinergitas bukan hanya tentang tugas kedinasan, tetapi juga tentang membangun hubungan kekeluargaan dan kepedulian antarinstansi. Hal tersebut menjadi energi positif dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tambahnya. (ART)

