May 28, 2026

Gencar Dukung Indonesia Asri, Ditpolairud Sulut-Jurnalis Bersih-bersih Pantai Lembeh

Tabloidinfopolri.id — Upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir terus digencarkan. Dalam rangka mendukung program nasional “Indonesia Asri”, jajaran Direktorat Polairud Polda Sulawesi Utara menggelar aksi bersih-bersih pantai di kawasan Pulau Lembeh, Kota Bitung, Jumat Sore (24/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Sulut, Bayuaji Yudha Prajas, SH, MH, dengan melibatkan personel kepolisian serta sejumlah jurnalis. Tim bergerak menggunakan armada patroli laut untuk menjangkau sejumlah titik yang terindikasi mengalami pencemaran.

Setibanya di pesisir Pulau Panjang, tim menemukan tumpukan sampah plastik dalam jumlah signifikan.

Sampah tersebut diduga terbawa arus laut dan gelombang tinggi akibat musim angin barat. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu ekosistem laut sekaligus aktivitas masyarakat pesisir.

Tanpa menunggu lama, personel langsung melakukan pembersihan di lokasi. Dari hasil operasi tersebut, sebanyak 31 karung sampah berhasil dikumpulkan dan diamankan dari area pantai. Selanjutnya, sampah dibawa ke markas Polairud untuk diproses dan diserahkan kepada instansi terkait.

Direktur Polairud menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga wilayah perairan dari potensi pencemaran yang dapat berujung pada konsekuensi hukum.

 

“Pencemaran laut, termasuk pembuangan sampah sembarangan, memiliki konsekuensi hukum. Karena itu, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam pencegahan,” tegas Kombes Pol Bayuaji.

 

Selain aksi di lapangan, jajaran Ditpolairud juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat pesisir agar tidak membuang sampah ke laut dan turut menjaga kebersihan lingkungan.

 

Sebelumnya, operasi serupa telah dilaksanakan di wilayah Ratatotok, Minahasa Selatan, dengan melibatkan kolaborasi antara aparat dan masyarakat setempat.

 

“Ke depan, kegiatan ini akan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari strategi pengawasan dan penegakan hukum di wilayah perairan Sulawesi Utara,” pungkas Bayuaji kepada wartawan.

 

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal tegas bahwa aparat tidak hanya hadir dalam penindakan, tetapi juga aktif dalam upaya pencegahan kerusakan lingkungan. (Ran)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top