INFO POLRI – DeliSerdang Gawat ah ternyata uang pendapatan daerah sekitar bulan maret dan April 2025 berjumlah sekitar .60 milyar yang diambil oleh oknum E saat itu menjabat bagian umum untuk alasan berobat orang nomor satu di Deli Serdang mulai terkuak.
Informasi yang di terima Media awalnya ada dugaan dana orang nomor satu di Deli Serdang selama orang tua dan paman nya menjabat sebagai bupati uang tersebut di titipkan kepada menantunya.
Karena menantunya takut akan temuan uang itu, selanjutnya melalui orang kepercayaannya uang itu di simpan di salah satu Bank yang ada di Singapore.

Namun ternyata penegak hukum mengetahui hal itu selanjutnya, uang senilai 800 milyar di blokir membuat si kawan dan keluarganya ini uring uringan.
Untuk membuka blokir tersebut. selanjutnya sekenario dilakukan dengan berpura pura si kawan itu berobat dan anehnya dengan memakai anggaran PAD Deli Serdang .
Demi meloloskan sekenario itu, selanjutnya dengan memanfaatkan oknum E ini.” Itu uang sudah diambil oknum E ini dan telah di setorkan kepada anak dynasty tersebut.” Bilang sumber aktual online.co.id
Setelah oknum E menerima uang tersebut dari oknum bendahara, selanjutnya diserahkan sama orang nomor satu di Deli Serdang akan tetapi pengambilan uang itu awalnya di tolak oknum bendahara ini,
Namun karena di desak oknum AG yang kini menjabat sebagai dewan pengawas ahkirnya dana tersebut di serahkan TH kepada E sambil membubuhi tanda tangan di dalam berkas tersebut.” Bebernya
Setelah uang diterima dari E, selanjutnya uang tersebut digunakan orang nomor satu di Deli Serdang ini untuk membuka blokir dana mereka akibatnya sampai kini uang tersebut belum bisa diambil karena masih terblokir.” Itu keluarga mereka sudah uring uringan karena duit gak bisa diambil alias di blokir.
Harusnya, penegak hukum kejaksaan maupun KPK harus turun ke Deli Serdang guna memeriksa keuangan Pemkab Deli Serdang karena hingga kini uang PAD belum juga di bayarkan.Agar jangan alasan temuan ini di bilang hoax ataupun fitnah segera ungkap hal ini demi terungkapnya kebenaran.” Kalau ini terbuka maka terbukalah kasus korupsi selama ini terjadi di Deli Serdang karena di sinyalir uang yang berada di rekening salah satu bank yang ada di Singapore itu merupakan hasil dugaan korupsi bupati sebelumnya yang masih keluarga dekat orang nomor satu di Deli Serdang ini.” Imbuhnya.
Ketika dikonfirmasikan kepada kepala badan pengelola keuangan dan aset Pemkab Deli Serdang Thomas Baginda Harahap, Selasa (8/7/2025) menolak hal itu.” Mana mungkin uang anggaran di pakai sesuka sukanya bang ada aturan nya dan tak ada itu .” Tandasnya.
Sementara itu menurut ketua KWPDS Sawaludin lubis mengakui sudah mendengar hal itu dan meminta kepada penegak hukum agar meyelidiki temuan ini.” Ini gila dan sudah sangat darurat dan penegak hukum harusnya bergerak cepat untuk membuka kasus ini agar jangan ada fitnah atau hoax demi membuka sebuah kebenaran yang di tutup sangat rapat kalau pepatah mengatakan sepandai pandainya tupai melompat pasti jatuh juga begitu dengan kasus ini .” Bilangnya
Jadi, masalah ini harus segera di buka agar masyarakat tau bahwa pimpinan Deli Serdang bukan sebaik yang mereka bayangkan kayak di dunia Maya akan tetapi lebih parah dengan memanfaatkan jabatannya.” Deli Serdang semi kayak kerajaan dan harus di ungkap demi terungkapnya skandal permainan.” Ucapnya.gom.
Sumber : Aktual Online
dipublikasikan : KDP Info Polri

