May 20, 2026

Festival LEMBUT BADASENG Semarakkan Pulau Lembeh, Satrol Kodaeral VIII dan Warga Jaga Budaya Lokal

Tabloidinfopolri.id Bitung – Suasana penuh semarak dan kebersamaan mewarnai pembukaan Festival Budaya LEMBUT BADASENG yang digelar di Kelurahan Binuang, Lingkungan II RT 05, Kecamatan Lembeh Utara, Kota Bitung, Jumat (15/5/2026).

Festival budaya masyarakat pesisir itu menjadi wadah pelestarian tradisi lokal sekaligus memperkuat semangat persaudaraan, gotong royong, dan kebersamaan warga di Pulau Lembeh.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Komandan Satrol Kodaeral VIII Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, E.D., S.E., M.Tr. Hanla., CRMP mewakili Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr. Opsla. Hadir pula sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimcam, di antaranya Asisten II Pemkot Bitung, Camat Aertembaga hingga jajaran Polsek Lembeh Utara.

Dalam kesempatan itu, Koamandan Kodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr. Opsla melalui Dansatrol Kodaeral VIII Bitung menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada masyarakat pesisir yang antusias menyukseskan festival budaya yang sarat nilai kearifan lokal tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat dalam menjaga budaya dan tradisi lokal. Kehadiran TNI Angkatan Laut melalui Satrol Kodaeral VIII diharapkan semakin mempererat hubungan harmonis antara prajurit Jalasena dengan masyarakat pesisir,” ujar Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits.

Sementara itu, Camat Lembeh Utara Yekonia Nanangkong, S.Pd menjelaskan bahwa pelaksanaan Festival LEMBUT BADASENG berlandaskan semangat pelestarian budaya sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang tentang Kebudayaan.

“Dasar kegiatan ini sesuai amanat UUD 1945 pasal 32 dan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan no 15 tahun 2017 , bagaimana budaya dan tradisi lokal baik seni maupun olahraga tradisional tetap dilestarikan,” kata Yekonia kepada sejumlah wartawan.

Sosok yang dikenal sebagai ketua budaya Nusa Utara kota bitung ini juga menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan Satrol Kodaeral VIII yang turut hadir langsung di tengah masyarakat pesisir.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Dankodaeral VIII melalui Satrol Kodaeral VIII Bitung yang sudah memberikan support, motivasi dan bantuan material kepada masyarakat pesisir serta Pemerintah Kecamatan Lembeh Utara,” ujarnya.

Menurut Yekonia, festival budaya tersebut awalnya lahir dari gagasan sederhana masyarakat di tengah keterbatasan anggaran karena kegiatan itu tidak masuk dalam program APBD Kecamatan Lembeh Utara.

“Awalnya ini hanya ide sederhana. Dengan kondisi anggaran yang terbatas, tetapi karena kekuatan koordinasi dan semangat masyarakat, khususnya warga Binuang, akhirnya kegiatan ini bisa terlaksana,” tuturnya.

Terpantau, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tamu penting, di antaranya Asisten II Pemerintah Kota Bitung, Camat Aertembaga, hingga jajaran Polsek Lembeh Utara.

Suasana Festival LEMBUT BADASENG semakin semarak dengan berbagai perlombaan olahraga tradisional masyarakat pesisir, seperti lomba dayung perahu, renang, lari pakura, dan sejumlah pertandingan rakyat lainnya.

Festival ini menjadi simbol kuat semangat masyarakat pesisir dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya daerah sebagai bagian dari identitas bangsa maritim Indonesia. (Ran)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top