PURWAKARTA – tabloidinfopolri.id, Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui silaturahmi dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan serta sosial kemasyarakatan.

Hal tersebut ditunjukkan Wakapolres Purwakarta KOMPOL Yudiono, S.Sos., M.M. bersama Kapolsek Bungursari Polres Purwakarta saat menghadiri undangan Hari Lahir (Harlah) ke-14 Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah (Madaba) di Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara jajaran kepolisian dengan para ulama, pengasuh pesantren, santri dan masyarakat. Hubungan yang baik antara aparat keamanan dan tokoh agama dinilai penting dalam membangun suasana masyarakat yang aman, rukun dan kondusif.

Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah (Madaba) yang dipimpin Abah Budiman dikenal memiliki kepedulian terhadap anak-anak yatim dan kaum dhuafa melalui pendidikan pesantren yang diberikan secara gratis.

Semangat tersebut menjadi contoh bahwa menjaga masa depan generasi bangsa tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui kepedulian sosial, pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter.

Kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap berbagai upaya masyarakat dalam membangun generasi yang berakhlak, peduli dan memiliki semangat kebersamaan.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, sinergitas antara Polri, ulama dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menjaga keamanan serta kerukunan.

“Silaturahmi dengan para ulama dan tokoh agama menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi serta memperkuat kebersamaan. Kami mengapresiasi keberadaan pesantren yang tidak hanya memberikan pendidikan agama, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa,” ujar IPTU Tini Yutini.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dibangun hanya oleh kepolisian. Dibutuhkan peran seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan lembaga pendidikan keagamaan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, saling menghormati dan memperkuat kepedulian sosial. Ketika ulama, pemerintah, Polri dan masyarakat berjalan bersama, maka suasana yang aman, nyaman dan kondusif akan semakin mudah diwujudkan,” tambahnya.

Peringatan Harlah ke-14 Ponpes Madaba bukan hanya menjadi perayaan bertambahnya usia pesantren, tetapi juga menjadi momentum untuk menguatkan nilai pendidikan, kepedulian dan persaudaraan.

Melalui silaturahmi tersebut, Polres Purwakarta terus membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Purwakarta.