tabloidinfopolri.id, Buntok — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barito Selatan yang dinahkodai oleh Dr. Hj. PERMANA SARI, S.Si, M.M., MBA melaksanakan distribusi air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Barito Selatan.
Kegiatan tersebut mendapatkan bantuan dana untuk 6 kabupaten se-Kalimantan Tengah dari PMI Pusat Jakarta dan dilaksanakan oleh masing-masing Kabupaten sejak tanggal 12 Agustus hingga 3 September 2026 tersebut telah dilakukan sebanyak 31 kali penyaluran, dengan total 124.000 liter air bersih di Kabupaten Barito Selatan dan akan ke kecamatan/desa lainnya.
Distribusi air bersih menyasar masyarakat di Desa Danau Ganting, Desa Lembeng, dan Desa Pararapak, dengan penerima manfaat sebanyak 1.143 kepala keluarga (KK) atau 3.642 jiwa.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons kemanusiaan PMI Barito Selatan dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kondisi kekeringan.
PMI Barito Selatan akan terus mendukung upaya penanganan dampak kekeringan dan membantu masyarakat sesuai kebutuhan serta kondisi di lapangan.
(DiskominfoSPBarsel) materi/foto : PMI Barsel
MMCBarselBuntok-Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) kali ini menyalurkan Bantuan Pangan dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Tahun 2026 di Desa Majundre Dan Desa Tamparak, Sabtu (05/09/2026).
Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, S.T., M.T., dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan hari ini bukan hanya sekadar penyerahan bantuan pangan. Ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Barito Selatan kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa pemerintah tidak hanya hadir di kantor atau di pusat pemerintahan, tetapi juga hadir di tengah-tengah masyarakat, melihat langsung kondisi di lapangan, mendengarkan kebutuhan masyarakat, dan berusaha memberikan solusi sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah, “ Ujar Kristianto.
Bantuan pangan ini diharapkan dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, terutama dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.
“Namun saya juga berharap, bantuan ini dapat kita maknai sebagai bentuk kebersamaan dan gotong royong. Pemerintah tentu tidak dapat bekerja sendiri, kami membutuhkan dukungan masyarakat, pemerintah desa, dunia usaha, dan seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kondisi daerah kita agar tetap aman, nyaman dan Sejahtera, “ Lanjutnya.
Di tengah berbagai kondisi yang dihadapi saat ini, Wabup juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, menjaga lingkungan dan saling peduli satu sama lain.
“Mari kita hindari hal-hal yang dapat menimbulkan bencana, termasuk jangan membuka lahan dengan cara membakar. Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat, “ Tegas Khristianto.
Kalau melihat adanya potensi kebakaran atau kondisi yang membutuhkan penanganan segera, masyarakat jangan ragu untuk melapor melalui BARSEL SIAGA 112. Bersama-sama menjaga Barito Selatan agar tetap aman dan nyaman untuk kita semua.
Kepada masyarakat penerima bantuan, Wabup berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga.
(Taufik)
Belum ada komentar yang disetujui. Jadilah yang pertama berdiskusi.