SUBANG — tabloidinfopolri.id, Perumda Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang (Perumda TRS)
menerima kunjungan Perumdam Tirta Tarum Kabupaten Karawang dalam rangka membahas
peluang kerja sama pembelian air curah lintas kabupaten. Pertemuan yang berlangsung pada
Rabu, 23 September 2026, tersebut menjadi langkah awal penjajakan sinergi antarbadan
usaha milik daerah dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah Subang
dan Karawang.
Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim, M.I.Kom.,
dan dihadiri jajaran Direksi serta manajemen Perumda TRS. Dari pihak Perumdam Tirta
Tarum Karawang, hadir Direktur Operasional Achmad Fadjar Hadyanto, S.H., bersama
jajaran manajemen.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Operasional Perumdam Tirta Tarum Karawang, Achmad
Fadjar Hadyanto, S.H., menyampaikan kebutuhan distribusi air bersih untuk Pembangkit
Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang berada di Kecamatan Cilamaya Wetan,
Kabupaten Karawang.
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam rapat, kebutuhan air bersih untuk lokasi
tersebut mencapai sekitar 1.000 meter kubik per hari atau setara dengan 11,57 liter per detik.
Sementara itu, kapasitas produksi di wilayah layanan yang ada saat ini memerlukan solusi
untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut.
“Kebutuhan air bersih untuk PLTGU di Cilamaya Wetan saat ini mencapai sekitar 1.000
meter kubik per hari. Karena kapasitas produksi di wilayah layanan masih memerlukan
dukungan, kami melihat adanya peluang untuk membangun kerja sama dengan Perumda TRS
melalui skema pembelian air curah,” ujar Achmad Fadjar Hadyanto, S.H.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Perumda TRS menyampaikan potensi dukungan dari Sistem
Penyediaan Air Minum (SPAM) Ciasem-Blanakan. Lokasi tersebut memiliki idle capacity
sekitar 43 liter per detik, dengan reservoir terdekat berkapasitas 300 meter kubik.
Reservoir tersebut berada pada jarak sekitar 7 kilometer menuju perbatasan Kabupaten
Karawang. Potensi kapasitas dan lokasi infrastruktur ini menjadi salah satu bahan
pembahasan awal dalam melihat peluang kerja sama pembelian air curah antara kedua
perusahaan.
Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim, M.I.Kom., menyampaikan bahwa
pembahasan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antarbadan
usaha penyedia air minum di wilayah Jawa Barat.
“Peluang kerja sama pembelian air curah ini merupakan bentuk sinergi antarbadan usaha
penyedia air minum dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing daerah.
Yang paling penting, kerja sama ini perlu dikaji secara menyeluruh, baik dari sisi kapasitas,
teknis, infrastruktur maupun investasinya, sehingga nantinya dapat memberikan manfaat dan
mendukung keandalan pelayanan air bersih,” ujar Lukman.
Menurutnya, keberadaan idle capacity pada SPAM Ciasem-Blanakan menjadi salah satu
potensi yang dapat dikaji lebih lanjut untuk mendukung kebutuhan air bersih di wilayah yang
berdekatan dengan Kabupaten Karawang.
“Kami memiliki potensi kapasitas pada SPAM Ciasem-Blanakan yang dapat menjadi bahan
untuk dikaji bersama. Karena itu, langkah selanjutnya adalah melakukan survei lapangan dan
perhitungan teknis secara bersama-sama, sehingga kita memiliki gambaran yang lebih jelas
mengenai titik pelayanan, kebutuhan jaringan dan investasi yang diperlukan,” tambah
Lukman.
Sementara itu, dari sisi Perumdam Tirta Tarum Karawang, kerja sama ini menjadi bagian dari
upaya mencari solusi pemenuhan kebutuhan air bersih untuk kawasan yang membutuhkan
dukungan pasokan.
“Kami berharap pembahasan ini dapat dilanjutkan melalui kajian teknis di lapangan. Dengan
adanya potensi kapasitas dari SPAM Ciasem-Blanakan, tentu ini menjadi peluang yang perlu
kita lihat bersama, terutama terkait teknis distribusi, titik pengambilan dan kebutuhan
infrastrukturnya,” kata Achmad.
Melalui koordinasi ini, kedua perusahaan dapat saling bertukar informasi mengenai
kebutuhan pelayanan, potensi kapasitas produksi, serta kemungkinan pengembangan
infrastruktur pendukung untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah perbatasan.
Selain itu, kedua pihak akan segera menjadwalkan survei lapangan sebagai langkah awal
untuk memperoleh gambaran teknis mengenai rencana kerja sama. Survei tersebut mencakup
penentuan lokasi titik kerja sama serta perhitungan kebutuhan investasi yang meliputi
pembangunan jaringan pipa dan konstruksi pendukung.
Hasil survei dan perhitungan teknis nantinya akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut
dalam menentukan kelayakan serta bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Perumda TRS untuk terus membuka peluang sinergi
strategis dalam pengembangan pelayanan air minum. Dengan koordinasi yang terarah dan
kajian teknis yang matang, rencana kerja sama pembelian air curah diharapkan dapat
memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih serta penguatan pelayanan
air minum di wilayah Subang dan Karawang. (art)
Belum ada komentar yang disetujui. Jadilah yang pertama berdiskusi.