Tabloidinfopolri.id – Kekeringan panjang membuat warga di sejumlah wilayah kepulauan di Kota Manado, Sulawesi Utara, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Menjawab kebutuhan warga tersebut, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara menyalurkan ribuan ton liter air bersih ke dua wilayah kepulauan yang terdampak kekeringan, Jumat (28/8/2026).

Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, SH., MH., mengatakan penyaluran air bersih dilakukan setelah pihaknya menerima laporan mengenai krisis air yang dialami warga.

"Dengan adanya informasi krisis air ini, kami segera bertindak untuk menyalurkan 72.000 liter air bersih ke lokasi tujuan," ujarnya.
Untuk mendukung proses distribusi, Ditpolairud Polda Sulut menggandeng pengusaha kapal perikanan untuk mengangkut air bersih menuju wilayah kepulauan.
"Upaya kami lakukan dengan menyediakan kapal besar untuk mengangkut dan mendistribusikan air bersih ini melalui Kapal Amazia 1 milik salah satu pengusaha," jelasnya.
Perwira polisi berpangkat tiga melati itu juga menambahkan, bahwa situasi kekeringan diwilayah tersebut akan segera dilaporkan kepada pimpinannya.

"Saya akan melaporkan situasi terkini kepada Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie, sehingga pemantauan terhadap warga akan terus dilakukan jika musim kemarau masih berlanjut," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Lingkungan 3 Kelurahan Manado Tua Dua, Netty Kakalang, mengatakan warga di salah satu wilayah kepulauan yang menjadi tujuan distribusi telah merasakan dampak kekeringan sejak Juni 2026.

"Sejak Juni kami mulai mengalami kekeringan. Sampai sekarang belum turun hujan," kata Netty.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat warga harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Untuk memasak dan mencuci, warga harus berjalan kaki sekitar tiga kilometer ke Papiandang. Namun, untuk minum harus menyeberang ke daratan Manado," ujarnya.
Netty pun berharap bantuan air bersih dapat kembali disalurkan apabila persediaan air warga kembali menipis.
"Bantuan ini sangat membantu warga. Kami berharap bantuan bisa kembali diberikan jika air habis," tukasnya.
Selain Dirpolairud Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, Turut hadir pula Wakil Direktur Polairud Polda Sulut AKBP Denny Tompunu dan Ketua Bhayangkari Ranting Ditpolairud Polda Sulut, Ny. Nila Bayu, serta sejumlah PJU Ditpolairud Polda Sulut.(Ran)