May 31, 2026

Pengendara Sepeda Motor Keluhkan Ceceran Tanah Urugan di Jalan Arah Menuju Desa Kasugengan Lor Kecamatan Depok

tabloidinfopolri.id | Kabupaten Cirebon– 04/02/2025 Sejumlah pengendara sepeda motor mengeluhkan sepanjang Jalan Arah Menuju Balai Desa Kasugengan Lor Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon dipenuhi ceceran tanah merah akibat proyek pengurugan yang terjadi di lokasi tersebut.

Akibatnya ceceran tanah merah yang berasal dari truk-truk pengangkut tanah itu menyebabkan jalanan menjadi licin saat terkena hujan dan berdebu saat cuacanya panas.
“Sewaktu hujan gerimis, jadi jalanan udah seperti lumpur. Sementara kalau cuacanya lagi panas, jalanan dipenuhi debu,” ujar Pengendara Sepeda Motor yang biasa setiap harinya itu melalui jalan tersebut saat berangkat dan pulang bekerja di Pemda.

Menurut Pengendara Sepeda Motor Yang Tidak Mau Disebutkan Namanya tersebut 06/03/2025, truk-truk tanah itu juga diduga beroperasi pagi-sore. Dan pernah saya lihat juga ceceran bekas pengurugan itu berceceran ke jalan Nasional, Bukan hanya itu, ia mengaku ada salah satu rekannya yang motornya sempat tergelincir saat melewati jalan tersebut.

Hal yang sama dikatakan salah satu warga Kasugengan Lor yang tidak mau disebutkan namanya juga saat dimintai tanggapan nya tersebut, mengeluhkan soal tanah yang berceceran di jalan dari truk-truk pangangkut tanah pengurugan. Hal ini kata dia sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas Jalan Kabupaten arah ke desa Kasugengan Lor
“Licin jalannya kalau kena air, kalau panas jadi debu dan sangat mengganggu,” Ujarnya.

Dan saat awak Media Menyambangi lokasi proyek pengurugan Pabrik atau Gudang yang berlokasi di jalan Arah Desa Kasugengan Lor 04/02/2025, Untuk Meminta konfirmasinya kepada siapa yang bertanggungjawab atas hal pengurugan tersebut. Awak Media pun langsung di arahkan oleh security yang pas saat itu menghampiri kami untuk datang saja ke Mapolsek Depok Pak. “Pungkas security.

Pantauan di lokasi, sejumlah truk tanah datang membawa tanah urugan pada pagi sampai sore . Aktifitas itu tidak ada henti dan tidak melihat waktu dan juga nampak terlihat pekerja yang sedang membersihkan ceceran tanah Urugan dijalan tapi tetap saja tidak memberikan solusi. Akibatnya, berdebu dan kotor. Parahnya lagi, truk pembawa tanah urugan saat meninggalkan lokasi pun tidak di semprot bersih.
Sampai berita ini dinaikkan,masih belum ada tanggapan atau klarifikasi dari pihak yang bertanggungjawab atas proyek pengurugan di lokasi tersebut.

(Didi.S)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top