April 21, 2026

Polres Barito Utara Dengan Sigap Bekuk pelaku Korban Pembantaian Satu Keluarga di Areal Lokasi Kawasan Hutan Wilayah Teweh Timur Barito Utara.

tabloidinfopolri.id – Kasus Penganiayaan dan Pembunuhan Berencana Menggemparkan Warga
Barito Utara, Kalimantan Tengah Peristiwa tragis dan brutal yang menimpa satu keluarga di wilayah Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara.

Terjadi pada tanggal 19 April 2026 lalu, mengejutkan masyarakat setempat. Sebuah kasus penganiayaan dan pembunuhan berencana yang mengakibatkan lima dari enam anggota keluarga tewas secara mengenaskan, sementara satu korban mengalami luka berat dan saat ini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit umum Daerah kabupaten Barito Utara.

Kejadian bermula dari adu mulut yang memanas terkait sengketa lahan yang sudah berlangsung lama di kawasan hutan Teweh Timur. Ketegangan yang tak kunjung usai berujung pada tindakan kekerasan yang sangat keji dan tidak berperikemanusiaan.

Secara mendadak, para pelaku melakukan pembantaian dengan menggunakan senjata tajam berupa parang dan mandau, serta diduga disertai senjata api rakitan yang beberapa kali terdengar tembakan oleh saksi di lokasi kejadian.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Singgih Febryanto, S.H., S.I.K., Kapolres Barito Utara, pihak kepolisian berhasil dengan cepat membekuk para pelaku yang berinisial VN, LK, dan SK. AKBP Singgih menegaskan bahwa kasus tersebut memang merupakan tindak pidana pembunuhan dengan korban yang mencapai enam orang; lima di antaranya meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Satu korban lainnya sedang dalam tahap pemulihan di rumah sakit dengan kondisi yang cukup serius.

“Sengketa lahan di kawasan hutan menjadi akar permasalahan kasus ini,” jelas Kapolres .

Ia juga menambahkan, pihaknya tengah mengembangkan penyelidikan lebih lanjut, mengingat barang bukti yang awalnya diduga hilang sempat menyulitkan proses pengumpulan bukti oleh pelaku.

“Kami memastikan kasus ini akan terus dilanjutkan dengan pengembangan menyeluruh untuk menangkap seluruh pelaku yang terlibat,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polres Barito Utara, AKP Ricky Hermawan, menambahkan bahwa antara korban dan pelaku memang memiliki hubungan kekeluargaan, yang semakin memperjelas kompleksitas kasus ini. “Permasalahan yang sudah berlangsung lama dalam bentuk sengketa lahan berujung pada tragedi ini,” ujar AKP Ricky.

Lebih jauh, AKP Ricky menjelaskan bahwa aksi pembunuhan ini diduga telah direncanakan secara matang oleh para pelaku. Dalam aksinya, para pelaku tidak hanya melakukan pembantaian secara brutal, tetapi juga membakar rumah korban dengan kejam tanpa ampun, yang menimbulkan trauma mendalam bagi masyarakat sekitar.

Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman kasus dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti tambahan untuk mengungkap keseluruhan jaringan pelaku dan motivasi di balik peristiwa insiden keji ini.

“Kami masih mengembangkan penyelidikan untuk memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat sehingga kasus ini dapat dituntaskan secara menyeluruh,” tambah AKP Ricky.
Menanggapi kejadian ini, Kapolres Barito Utara mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.

“Kasus ini harus diberantas dengan tindakan hukum yang tepat supaya menciptakan efek jera dan menjaga keamanan di wilayah kita,” tegas AKBP Singgih.
Peristiwa ini menjadi catatan memilukan dan pengingat bagi semua pihak akan pentingnya penyelesaian sengketa secara damai dan melalui jalur hukum, menghindari tindakan kekerasan yang membawa kehancuran dan duka mendalam.

Aparat penegak hukum berkomitmen untuk menegakkan keadilan dan memulihkan rasa aman bagi masyarakat Barito Utara.

( Hry,A).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top