tabloidinfopolri.id, BANDUNG - DPC PDI Perjuangan Kota Bandung menggelar Pendidikan Politik dengan agenda Konsolidasi, Evaluasi dan Finalisasi Pengurus PAC dan Pengurus Ranting se-Kecamatan Arcamanik, Kamis malam (23/10/2026).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung, Andri Gunawan, S.Ak., S.M., hadir langsung dan memberikan arahan kepada seluruh jajaran pengurus. Dalam pembukaannya, Andri menyampaikan pengumuman terkait salah satu kader senior."Saya mau sekalian pengumuman kepada pengurus ranting. Sudah nggak boleh nyebut Pak Dadang Kapten.

Namanya sudah jadi Kolonel Dadang. Maknanya udah naik," ujar Andri. Ia juga memperkenalkan kader muda, Bung Radit. "Merdeka tengah dua tiga. Radit ini anak muda yang senang menua-duakan diri. Umurnya masih dua puluhan, kelihatan seperti empat puluh limaan," katanya disambut tawa hadirin.

Andri menyapa satu persatu pengurus yang hadir, mulai dari Kang Willy, Paul, Jiwan, Budi, hingga Pak Yus. Ia menyebut malam itu menjadi malam istimewa karena dihadiri sebelas pengurus DPC dari tiga kecamatan yang bergabung di Arcamanik."Alhamdulillah. Jadi semuanya kesini. Arcamanik ini bukan kecamatan ibu kota, tapi PDI. Karena istananya ada di Kecamatan Arcamanik," ujarnya. Turba dari Rumah ke Rumah Dalam sambutan inti, Andri menegaskan bahwa DPC memilih turun langsung ke rumah-rumah pengurus dibanding mengundang ke kantor partai.

Hal ini selaras dengan perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri."Ibu Megawati selalu menyampaikan, PAC dan Ranting itu adalah ujung tombak pemenangan kita. Perhatikan Ranting, perhatikan PAC," tegas Andri."Maka hari ini berangkat dari cara berpikir itu, kita memilih untuk mendatangi pengurus-pengurus PAC, ketemu dengan para pengurus Ranting."Andri mengumumkan, tahun ini DPC akan melaksanakan turba ke 30 kecamatan, dan tahun depan dilanjutkan turba ke 151 kelurahan/ranting."Jadi Bapak Ibu sejak sekarang tolong siapkan rumahnya masing-masing, karena nanti DPC akan turun ke rumah-rumah pengurus ranting," katanya. Ia juga menyampaikan terima kasih atas pengorbanan pengurus selama ini. "Kita tahu kita semua berkeringat mengurus partai.

Ada waktu keluarga yang terambil untuk partai, ada waktu istirahat yang terambil untuk partai."Konsolidasi Partai dan Tantangan 2029 Andri melaporkan konsolidasi partai tahun ini berjalan sukses, mulai dari Kongres, Konferda, Konfercab, hingga Musancab dan Musran. Saat ini PDI Perjuangan Kota Bandung telah memiliki lebih dari 1.000 pengurus anak ranting dari target 1.597 RW, masih ada sekitar 500 yang dalam proses pengisian.

Ia menjelaskan sesuai perintah partai, saat ini struktur ranting diisi 5 orang dan anak ranting 1 orang. Tahun depan akan kembali menjadi 9 orang di ranting dan 5 orang di anak ranting. Menurutnya, tugas ke depan akan semakin berat menghadapi Pemilu 2029."Tahun 2029 semangat pekik merdeka akan berhadapan dengan uang bansos yang dibagikan. Semangat nasionalisme Bung Karno akan berhadapan dengan orang yang menerima MBG. Spirit nasionalisme kita yang menyala-nyala tentang bagaimana Bung Karno membawa Indonesia menuju kemerdekaan akan berhadapan dengan kuasa yang memiliki super daya," ujarnya.Andri mengaitkan filosofi Sunda dalam turba kali ini yang diawali di Kelurahan Sukaluyu dan akan diakhiri di Sukajadi."Diawali di Sukaluyu, diakhiri di Sukajadi. Mudah-mudahan kita bisa silih asah, silih asih, silih asuh," harapnya. Ia juga menginformasikan bahwa mulai tahun depan penjaringan bakal calon legislatif dini akan dimulai untuk DPR RI dan DPRD Provinsi.

Di akhir sambutan, Andri menyampaikan permohonan maaf dengan gaya khasnya yang disambut tawa, termasuk candaan kepada Kolonel Dadang. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PAC Arcamanik Kang Hendra, seluruh jajaran PAC, pengurus ranting, serta tuan rumah Pak Dadang. Kegiatan ditutup dengan yel-yel Merdeka.

(aom)