tabloidinfopolri.id, MUARA TEWEH, BARITO UTARA - Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Barito Utara. Salah satu pendidik terbaik, sosok guru yang dikenal berdedikasi tinggi dan penuh kasih, Ibu Liana, S.Pd (44) , tutup usia, pada tanggal 4 Oktober 2026.

Almarhumah merupakan seorang Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang aktif mengajar di Sekolah Dasar Negeri Datai Nirui, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Kepergian almarhumah yang begitu cepat di usia 44 tahun, meninggalkan duka yang begitu dalam, tidak hanya bagi keluarga, namun juga bagi para murid, rekan guru, dan seluruh masyarakat di wilayah Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, serta seluruh keluarga terdekat dimana pun berada.

Di rumah duka yang beralamat di wilayah Rapen, Kelurahan Lanjas, suasana hening dan haru menyelimuti. Isak tangis keluarga pecah, melepas kepergian sosok ibu, dan pendidik yang sangat dicintai murid serta keluarga nya.

Duka terasa semakin mendalam, karena almarhumah meninggalkan *seorang anak perempuan satu-satunya yang masih bocah, yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, Sang buah hati yang masih polos, kini harus merelakan kepergian ibunda tercinta untuk selamanya.

Sepanjang hidupnya, Ibu Liana, S.Pd dikenal sebagai sosok guru yang ramah, sabar, dan sangat mencintai murid-muridnya di pedalaman Datai Nirui. Jarak tempuh yang jauh dari kota tidak pernah menyurutkan semangatnya pulang pergi mengajar untuk mencerdaskan anak-anak bangsa di wilayah Teweh Tengah. Dedikasinya sebagai PNS adalah bukti nyata pengabdiannya kepada negara dan daerah.

Kini, papan tulis di SDN Datai Nirui seakan menjadi saksi bisu, kehilangan sosok pahlawan tanpa tanda jasa yang setiap hari dengan tulus memberikan ilmu pada para anak didik nya.

Di tengah suasana duka yang mendalam, keluarga besar, kerabat, rekan-rekan guru, dan jemaat hadir memberikan penghiburan.

Dalam keheningan dan linangan air mata, keluarga berkumpul dalam doa bersama untuk penghiburan dan peneguhan iman, dalam naungan kasih Christus Bunda Maria penolong Abadi.

> "Tuhan yang memberi, Tuhan pula yang mengambil. Biarlah dalam duka ini, kita dikuatkan dan diteguhkan dalam iman kepada Kristus Yesus. Ibu Liana telah menyelesaikan tugas pelayanannya sebagai seorang ibu dan sebagai seorang guru dengan sangat baik," ujar salah satu pihak keluarga dalam penghiburan tersebut.

Semoga almarhumah Ibu Liana, S.Pd , mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, dan keluarga yang ditinggalkan, terutama anak semata wayangnya, diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan sejati,

Beserta segenap kerabat di mana pun berada.

(Hry,A).