Tabloidinfopolri.id,
OKI, Pangkalan Lampam – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), membuahkan hasil positif. Melalui kegiatan penggalangan yang dilaksanakan Unit Politik selama tujuh hari, terhitung sejak 6 Mei hingga 12 Mei 2026, masyarakat Desa Darat Kecamatan Pangkalan Lampam mulai mengedepankan penyelesaian permasalahan melalui jalur mediasi dibandingkan aksi unjuk rasa.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh AIPDA Rudi Kartono, S.H., dengan sasaran kelompok masyarakat Desa Darat yang sebelumnya berencana menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi. Dalam pelaksanaannya, pendekatan persuasif dilakukan secara intensif dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan warga setempat.

Dari hasil kegiatan penggalangan intelijen yang dilakukan, terbangun kesadaran bersama bahwa penyampaian aspirasi akan lebih efektif apabila ditempuh melalui mekanisme dialog dan mediasi bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan musyawarah dinilai mampu membuka ruang penyelesaian yang lebih konstruktif serta mengakomodasi kepentingan seluruh pihak.
Masyarakat Desa Darat juga menunjukkan sikap kooperatif dengan menyatakan kesediaan untuk menempuh jalur musyawarah guna mencari solusi terbaik atas berbagai persoalan yang dihadapi. Di tengah masyarakat berkembang pandangan bahwa mediasi merupakan alternatif yang lebih kondusif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menghindari potensi gangguan yang dapat muncul akibat pelaksanaan aksi unjuk rasa.
Lukman, salah seorang perwakilan masyarakat Desa Darat, menyampaikan bahwa warga berharap proses penyelesaian melalui mediasi dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait sehingga berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat memperoleh perhatian dan solusi yang nyata.
Secara keseluruhan, hasil kegiatan penggalangan menunjukkan adanya penurunan keinginan masyarakat untuk melaksanakan aksi unjuk rasa serta meningkatnya dukungan terhadap penyelesaian permasalahan melalui mekanisme mediasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten OKI.
Masyarakat pun diharapkan tetap menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif sambil menunggu tindak lanjut dari proses penyelesaian yang telah disepakati bersama, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.(M.Tahan)

