May 21, 2026

Sat Polairud Polres Purwakarta Bersihkan Eceng Gondok di Waduk Jatiluhur, Jaga Ekosistem dan Ketahanan Perikanan

PURWAKARTA – tabloidinfopolri.id | Permasalahan eceng gondok yang terus tumbuh subur di kawasan Waduk Jatiluhur menjadi perhatian serius berbagai pihak. Selain mengganggu keindahan lingkungan, gulma air tersebut juga berdampak terhadap aktivitas masyarakat, mobilitas perahu hingga sektor budidaya ikan Keramba Jaring Apung (KJA).

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan perairan, personel melaksanakan kegiatan Program Unggulan Sapu Bersih Sampah Laut di kawasan Dermaga Serpis, Desa Jatimekar, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Polairud melakukan aksi bersih-bersih dengan menyapu dan mengangkat tumpukan eceng gondok serta sampah plastik yang berada di pesisir Waduk Jatiluhur.

Kegiatan dilakukan oleh Bripka Yulianto dan Brigadir Adi Santoso bersama masyarakat sekitar sebagai upaya menjaga kebersihan kawasan perairan.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya Kasat Polairud, AKP Jamal Nasir mengatakan, keberadaan eceng gondok yang tidak terkendali dapat berdampak serius terhadap ekosistem perairan serta aktivitas masyarakat yang menggantungkan hidup di Waduk Jatiluhur.

“Eceng gondok yang menumpuk dapat menghambat jalur perahu nelayan, mengganggu budidaya ikan di Keramba Jaring Apung serta mempengaruhi kualitas air. Karena itu kami rutin melaksanakan kegiatan pembersihan bersama berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan waduk,” ujar Jamsir, sapaan akrab Kasat Polairud Polres Purwakarta itu.

Menurutnya, selain membersihkan gulma air, personel juga melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke area waduk maupun aliran sungai yang bermuara ke Waduk Jatiluhur.

Eceng gondok yang menutupi permukaan waduk diketahui dapat menghambat sirkulasi air dan mengurangi kadar oksigen di dalam perairan. Kondisi tersebut berpotensi memicu kematian ikan secara massal dan merugikan para pembudidaya ikan di Waduk Jatiluhur.

Selain itu, tumpukan sampah plastik yang bercampur dengan gulma air juga menjadi ancaman bagi ekosistem dan kualitas air waduk yang menjadi salah satu sumber penting bagi masyarakat Purwakarta.

Terpisah, Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini mengatakan bahwa kegiatan bersih-bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan dan keberlangsungan ekosistem perairan.

“Waduk Jatiluhur merupakan aset penting bagi masyarakat Purwakarta, baik untuk sektor perikanan, pariwisata maupun sumber kehidupan masyarakat. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan waduk menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Tini.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai maupun waduk.

“Permasalahan eceng gondok dan sampah tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah atau aparat. Dibutuhkan kesadaran bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan, mengurangi sampah plastik dan bersama-sama merawat kawasan perairan agar tetap bersih dan sehat,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan perairan terus meningkat sehingga Waduk Jatiluhur tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. (art)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top