May 9, 2026

Suara Pesisir: Dirpolairud Polda Sulut & Wartawan Kemukakan Isu Krusial bagi Masyarakat Lewat “Ngopi Bareng”

Tabloidinfopolri.id, Suasana santai berubah penuh makna saat jajaran Ditpolairud Polda Sulut duduk bersama sejumlah wartawan kota bitung dalam agenda “ngopi bareng” di Kota Bitung, Kamis siang (30/4/2026).

Bertempat di Monobox Coffee Shop, kec. Maesa, pertemuan ini tak sekadar bincang ringan, tetapi juga membahas isu-isu strategis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat pesisir.

Di tengah obrolan hangat, Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, SH.,MH., membuka sejumlah hal penting. Ia menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan.

“Kami hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan lautan,” ujar Kombes Pol Bayuaji.

Beliau juga menanggapi persoalan yang tengah dirasakan masyarakat, mulai dari kenaikan harga BBM hingga kelangkaan bahan pokok, termasuk gas subsidi 3 kilogram.

“Kenaikan harga ini tentu berdampak langsung ke masyarakat atas krisis global yang terjadi di timur tengah. Kami ingin memastikan distribusinya tepat sasaran, terutama untuk warga yang memang berhak,” tegasnya.

Tak hanya itu, Kombes Pol Bayuaji turut mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya kebersihan pantai dan kelestarian ekosistem laut.

“Menjaga pantai bukan hanya soal kebersihan, tapi juga tentang melindungi kehidupan laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga membeberkan inovasi terbaru Ditpolairud berupa layanan klinik terapung di perairan Selat Lembeh. Program ini memberikan pelayanan kesehatan bagi nelayan yang merasa sulit mengakses fasilitas medis tentunya dengan bantuan fasilitas dari kapal patroli SBU 2003 yang dikomandoi brigadir Hany Wantania.

“Kami sudah menghadirkan klinik terapung untuk membantu nelayan. Ini bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,” ungkapnya.

klinik terapung memeriksa kesehatan para nelayan penangkap ikan dengan kapal patroli SBU 2003 dikomandoi brigadir Hany Wantania.

Sementara itu, Ketua PWI Bitung, Taizar Basalama, menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai sinergi antara kepolisian dan insan pers perlu terus diperkuat.

“saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ke depan, kami berharap tidak hanya sebatas pertemuan, tapi juga ada edukasi bersama kepada masyarakat terkait keamanan dan kenyamanan,” imbuhnya.

Pertemuan sederhana ini pun menjadi bukti bahwa dari secangkir kopi, lahir kolaborasi besar demi kepentingan publik. (Ran)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top