May 4, 2026

SAMBUT MUBES LAMD 2026, ISWAN DARSONO GAUNGKAN SEMANGAT ADAT LEWAT LAGU”MARGA DANAU”.

Kayuagung, Info Polri, Com. Menjelang Musyawara Besar(Mubes) Lembaga Adat Marga Danau(LAMD) Periode 2026-2029, Putra Daerah Pedamaran, ISWAN Darsono Menciptakan lagu Daerah Berjudul”MARGA DANAU” Sebagai Bentuk Kecintaan terhadap warisan Budaya dan Sejarah Leluhur, menurut perantau asal Pedamaran yang kini menetap di Bandung terkenal sebagai Jurnalis juga tercatat sebagai pengurus PWI Jawa Barat juga, sosok yang akrab di panggil Cakok Lelet juga menyandang nama gelar Adat Marga yaitu Suluh Tanah Rantau dan juga sebagai ketua Ikatan Warga Pedamaran Bandung(IWP-B). Kepada bawak media belum lama ini ISWAN menyukai bahwa lagu”MARGA DANAU” lahir dari kerinduan tehadap Tanah kelahiran sekaligus sebagai simbul pemersatu Masyarakat Marga Danau. Lagu ini saya ciptakan untuk mengingatkan kita semua bahwa marga Danau bukan sekadar wilayah asal, juga sebagai simbul persatuan ikatan batin dan jati diri Masyarakat Pedamaran baik yang di Kampung halaman maupun di tanah Rantau ujar Cakok Lelet melalui sambungan Telepon. Dikatakanya Marga Danau memiliki kekayaan Adat Budaya terbesar di 14 Desa Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir, mulai dari Desa Suka Damai, Sri nanti, Suka Raja hingga suka pulih, Menang Raya dan Burnai Timur, meski beragam suku dan tradisi,

 

kebiasaan, seluruh Masyarakat dipersatukan dalam satu Identitas Besar yakni “MARGA DANAU” Yang memiliki keberadaan Lembaga Adat Marga Danau selama ini telah menjadi pengikat emosional Masyarakat dengan Tanah kelahiran, khusus bagi Warga Pedamaran yang di Rantau. ISWAN juga menyoroti pelaksanaan Mubes LAMD yang akan dilaksanakan Bulan Mei 2026 momentum tersebut akan menjadi penting untuk. Menentukan arah kepemimpinan Lembaga Adat Merga Danau(LAMD) periode 2026-2029 mendatang mengingat masa bhakti kepengurusan sebelumnya sudah berakhir 12 Maret 2026.Karena panitia mubes sudah terbentuk dan kini tinggal menunggu tahapan selanjutnya menuju pelaksanaan. Ya berharap LAMD kedepan dapat membawa Lembaga Adat ini lebih baik,

lebih solit dan semangat kebersamaan Masyarakat, kalau kita Evaluasi tiga tahun terakhir LAMD sudah menujukan kemajuan dan. Punya Karya nyata misalnya ikut berperan dalam. Penyelesaian persoalan Sosial melalui pendekata persuasif, membantu meredam Komflik antara Masyarakat dan aparat, hingga memberi Identitas pada ruas jalan utama melalui penamaan berbasis Sejarah Adat, itu langkah baik tegasnya. Namun demikian melalui pendapatan masih perlu ditingkatkan agar peran LAMD kedepan semangkin kuat, dan mitra strategis dalam. Kehidupan sosial Masyarakat. Sebagai putra Daerah ISWAN menyatakan siap berkontribusi membangun LAMD meski di tanah Rantau. Saya siap turun Gunung meski dari Bandung siap. Memantau dan mendukung perkembangan Lembaga Adat Marga Danau, minimal. Melalui komunikasi dan pertemuan Daring karena membangun Adat dan kampung halaman adalah tanggung jawab kita bersama. Saat ini Lembaga Adat Marga Danau(LAMD) masih dinahodai oleh Kitom Sopiden, bersama Ansori, S. Sos dan Ustadz Robin( Rio Pelito Damar Guno) sembari menunggu hasil Musyawara besar (Mubes) yang akan. Menetukan estafet kepengurusan berikutnya.(Ansori, Sos/.Tahan)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top