May 29, 2026

Mengenal Lebih Dekat Sosok Aqil Ihsan, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Bitung

Tabloidinfopolri.id | Manado, Sosok Aqil Ihsan, S.Kom dikenal sebagai figur muda yang telah dipercaya memimpin BMKG di wilayah strategis pesisir Kota Bitung.

Di balik tanggung jawab tersebut, tersimpan perjalanan karier yang panjang dan penuh dedikasi.

Lahir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, pada 3 April 1984, Aqil memulai pengabdiannya di BMKG sejak tahun 2008 melalui jalur CPNS. Penempatan awalnya berada di Pangkal Pinang, tempat ia mengabdi hingga tahun 2017.

Dalam perjalanan kariernya, ia memulai sebagai Pengamat Meteorologi Geofisika (PMG) Pertama, sebelum kemudian naik menjadi PMG Muda. Pada posisi tersebut, ia banyak berkecimpung di bidang teknis instrumentasi/peralatan meteorologi yang menjadi fondasi penting dalam perbaikan dan pemeliharaan peralatan meteorologi.

Tahun 2017 menjadi titik penting dalam kariernya.

Aqil Ihsan, S.Kom dipercaya memimpin Stasiun Meteorologi Kelas III Ketapang, Kalimantan Barat, yang memiliki peran strategis dalam pelayanan informasi cuaca untuk dunia penerbangan.

Selanjutnya, pada periode 2020 hingga 2023, ia kembali diamanahkan di Stasiun Meteorologi Kelas III Iskandar, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Hingga akhirnya, pada tahun 2023, selanjutnya Aqil dipercaya memimpin Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Bitung hingga saat ini.

Dalam wawancara special bersama Jurnalis Info Polri, Aqil mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi wilayah Bitung dan Sulawesi Utara secara umum.

“Wilayah ini memiliki potensi bencana yang cukup lengkap, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir rob, hingga gelombang tinggi. Selain itu, aktivitas siklon tropis di wilayah Filipina juga sering berdampak ke perairan sekitar Sulawesi Utara,” ujarnya kamis sore, 16/04/26.

Menurutnya, kondisi geografis sebagai daerah pesisir menjadikan peran BMKG sangat vital dalam memberikan informasi cuaca yang cepat dan akurat kepada masyarakat.

Di balik kesibukannya, Aqil juga dikenal sebagai sosok keluarga. Ia telah dikaruniai istri dan tiga orang anak, yang menjadi sumber semangat dalam menjalankan tugasnya.

Menariknya, sebelum berkarier di BMKG, Aqil memiliki latar belakang pendidikan di bidang informatika.

Beliau pun menyelesaikan pendidikan Sarjana Komputer di Bandung pada tahun 2008.
Tak hanya itu, ia juga sempat menekuni dunia jurnalistik di awal perjalanan kariernya. Ia pernah belajar langsung dari seorang jurnalis senior yang menjadi kontributor Metro TV.

“Saya sempat belajar dasar-dasar jurnalistik, mulai dari teknik penulisan hingga etika di lapangan. Bahkan, pernah terlibat dalam peliputan kasus illegal logging di Bangka Selatan bersama rekan jurnalis dan pihak kepolisian,” kenangnya.

Kini, sebagai Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Aqil terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui penyampaian informasi cuaca yang akurat, cepat, dan dapat dipercaya. (Ran)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top