Tabloidinfopolri – Suasana penuh semangat dan keceriaan terlihat dari wajah anak-anak TK Kartika Jaya saat mengikuti kegiatan outing class di Secata Rindam XIII/Merdeka, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan dimulai saat anak-anak berangkat dari sekolah menuju Lapangan Hitam dengan berjalan kaki melintasi jalan depan dapur. Setibanya di lokasi, mereka langsung disambut yel-yel dari para siswa, yang kemudian dilanjutkan dengan demo singkat Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Tidak hanya itu, anak-anak juga diajak mengenal dunia militer secara menyenangkan. Mereka mengunjungi Tribun 1 untuk melihat berbagai jenis seragam TNI, lalu ke Tribun 2 untuk melihat perlengkapan militer seperti kendaraan dan alat khusus.

Keseruan berlanjut saat anak-anak diajak ke area berbivak hingga mencoba lintasan jembatan tali dan wahana luncuran. Mereka juga tampak antusias menyaksikan peragaan taktik atau simulasi perang-perangan yang diperagakan secara edukatif.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, anak-anak kembali ke sekolah dengan penuh keceriaan.
Kepala TK Kartika Jaya, Juwita Sarendeng, S.Si., Gr didampingi langsung Ketua Persit KCK Ranting 2 Secata
Ny. Rezky Ade R., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program outing class yang melibatkan orang tua siswa.
“Kami telah melaksanakan outing class di Lapangan Hitam hingga Lapangan Hijau Secata Rindam XIII/Merdeka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan di luar kelas ini bertujuan agar anak-anak tidak merasa bosan dalam proses belajar.
“Terlihat anak-anak sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan ini,” jelasnya.
Juwita menambahkan, TK Kartika Jaya terbuka untuk umum, tidak hanya bagi keluarga TNI.
“Saat ini ada 31 siswa, terdiri dari 8 anak keluarga TNI dan 23 dari masyarakat umum,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Secata Rindam XIII/Merdeka, Letkol Inf Ade R., S.I.P., M.H.I., M.Sc., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Beliau menilai, outing class yang digelar di lingkungan markas militer ini bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan sarana edukatif yang efektif dalam membangun kedekatan antara anak, orang tua, dan pihak yayasan.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar di luar kelas, tetapi juga mulai dikenalkan pada nilai-nilai disiplin dan semangat nasionalisme sejak usia dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi para peserta, yang diakhiri dengan pemberian sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam outing class tersebut. (Ran)

