Tabloidinfopolri.id, Bitung – Suasana kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 2 Bitung tampak berbeda pada Rabu (8/4/2026). Salah satu sekolah terbaik dikota bitung tersebut melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Nasional 2026 yang berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia.

Sekolah yang terletak di Jl. Siswa, Madidir Ure, Kecamatan Madidir, Kota Bitung ini terpantau berjalan aman dan tertib. Kegiatan ini juga dibuka langsung oleh Pemerintah Kota Bitung.
Kepala SMP Negeri 2 Bitung, Tommy Mouddy Paat, S.Pd., mengatakan pelaksanaan hari pertama berjalan sesuai rencana dengan jumlah peserta yang telah ditentukan.

“Untuk hari ini khusus kelas tiga, satu ruang diisi sekitar 20 siswa dengan 2 mata pelajaran antara lain bahasa indonesia dan matematika. Kegiatan ini juga sudah dibuka oleh pemerintah kota sejak pukul 08.00 WITA,” ujar Tommy saat ditemui di lingkungan sekolah Rabu – 8 April 2026.

Ia menjelaskan, total siswa di SMP Negeri 2 Bitung mencapai sekitar 460 orang.
Pelaksanaan TKA sendiri akan dilakukan secara bertahap selama empat hari.
“Pelaksanaannya bergelombang selama empat hari, yaitu hari ini, besok, kemudian dilanjutkan pada Senin dan Selasa pekan depan,” jelas Kepala SMPN2 bitung.
Tommy menambahkan, TKA memiliki peran penting dalam mengukur capaian pendidikan siswa serta menjadi salah satu syarat untuk melanjutkan ke jenjang SMA.
“Hasil TKA ini menjadi indikator pencapaian pendidikan, sekaligus menjadi salah satu komponen penilaian untuk melanjutkan ke tingkat SMA dengan bobot sekitar 30 persen,” Tegasnya.
Hal senada pun disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung, Fonny Tumundo, S.Pd., M.Pd., bahwa pelaksanaan TKA Nasional 2026 tingkat SMP di Kota Bitung telah dibuka di beberapa sekolah.
“Hari pertama sudah dibuka oleh Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 6. Untuk di SMP Negeri 2, awalnya dijadwalkan Wali Kota, namun karena ada agenda lain, kemungkinan akan dijadwalkan ulang,” kata Fonny.
Beliau menegaskan, pihak Dinas Pendidikan telah melakukan persiapan matang, termasuk pemantauan di seluruh sekolah penyelenggara.
“Kami sudah menjadwalkan pemantauan di 37 SMP yang melaksanakan TKA. Semua tim dari dinas turun langsung untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar,” ujarnya.
Menurut Fonny, pengawasan difokuskan pada beberapa aspek penting, seperti kesiapan jaringan internet, kehadiran siswa, hingga kondisi kesehatan peserta.
“Karena pelaksanaan menggunakan media elektronik, maka jaringan internet menjadi perhatian utama. Selain itu, kami juga memastikan kehadiran dan kesehatan siswa tetap terjaga,” jelasnya.
Sosok Kadis yang dikenal santun ini, juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan gladi atau uji coba sebelum pelaksanaan guna meminimalisir kendala teknis.
“Jauh hari sebelumnya kami sudah melaksanakan gladi, sehingga saat pelaksanaan serentak ini diharapkan semuanya berjalan lancar,” tukasnya. (Ran)

