April 30, 2026

Kapal TNI AL KRI Selar-879 Evakuasi Korban KM Alisa, Saksi Ungkap Kapal Dihantam Ombak Tiga Kali

Tabloidinfopolri.id – TNI Angkatan Laut Kodaeral VIII mengerahkan sejumlah unsur kapal patroli Satuan Kapal Patroli (Satrol) untuk mengevakuasi penumpang korban kecelakaan KM Alisa di perairan Pulau Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (6/2/2026).

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, Perwira Seksi (PJs) Aster Dankodaeral VIII Kolonel Laut (P) Bambang N menjelaskan, kecelakaan terjadi akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

 

“Pada saat kejadian, tinggi ombak sekitar 0,5 hingga 1 meter disertai angin dari lambung kiri kapal. Kapal terkena hantaman ombak sebanyak tiga kali berturut-turut sehingga kanopi kapal patah dan menyebabkan sejumlah penumpang terjatuh ke laut,” ujar Kolonel Laut (P) Bambang.

 

Beliau menambahkan, sejumlah praj

urit TNI AL yang berada di lokasi langsung terjun ke laut untuk menyelamatkan warga yang terlempar akibat hantaman ombak.

“Anggota TNI AL di lokasi langsung lompat ke laut untuk membantu warga yang jatuh. Para korban kemudian diselamatkan dan dievakuasi ke kapal yang merapat di lokasi kejadian,” katanya.

Kolonel Laut (P) Bambang mengungkapkan, proses evakuasi menghadapi tantangan cuaca buruk dan arus laut yang cukup kuat. Bahkan, dirinya juga turut terjun langsung ke laut membantu proses penyelamatan.

 

“Ombak dan angin saat itu cukup kuat. Saya juga ikut terjun ke laut untuk membantu korban. Kedalaman air sekitar satu meter dan banyak kayu maupun barang hanyut yang sempat digunakan sebagai pelampung oleh korban,” ujarnya.

 

Sementara itu, Komandan KRI Selar-879 Mayor Laut (P) Dian Haris Susilo, S.S.T.Han.,dan menjelaskan, pihaknya menerima perintah evakuasi dari pimpinan Kodaeral VIII.

 

“Sekitar pukul 18.00 WITA, kami menerima informasi dari Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi melalui Komandan Satrol Kodaeral VIII Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits untuk segera melaksanakan persiapan berlayar dan operasi pencarian serta evakuasi korban,” kata Mayor Laut ( P) Dian.

 

Ia menyebutkan, unsur yang dikerahkan dalam operasi tersebut yakni KRI Selar-879 dan KAL Patola VIII-27.

 

“Kami melaksanakan apel kesiapan personel sebelum berlayar untuk operasi evakuasi korban kecelakaan kapal penumpang di perairan Selat Bangka,” ujarnya.

Dian menambahkan, tim gabungan berhasil mengevakuasi 14 orang korban menggunakan KRI Selar-879, terdiri dari empat warga sipil dan 10 personel tim Kodaeral VIII.

 

“Dari empat warga sipil yang dievakuasi, satu di antaranya mengalami luka di bagian kepala sehingga langsung dibawa menggunakan ambulans Kodaeral VIII menuju fasilitas kesehatan terdekat di Manado atau Bitung,” Jelas Mayor Laut (P) Dian.

 

Hingga saat ini, lanjut Mayor Laut (P) Dian, tidak terdapat laporan korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

 

“Untuk sementara informasi korban meninggal dunia tidak ada,” ujarnya. (Ran)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top